Minggu, 29 April 2018

Penjelasan Lengkap Semua Komponen Jaringan Komputer

Wuschuss - Pelajari Ilmu | Penjelasan Lengkap Semua Komponen Jaringan Komputer  - Setelah saya membahas Pengertian dan Jenis Jaringan Komputer Secara Lengkap pada artikel sebelumnya, lalu kesempatan kali kita akan belajar tentang penjelasan lengkap tentag macam-macam komponen dan topologi jaringan komputer, kalian mungkin sudah mengetahui beberapa jenis atau macam komponen yang harus ada atau wajib ada ketika kita ingin membangun sebuah jaringan agar jaringan komputer tersebut dapat kita gunakan dengan semaksimal mungkin. 
Komponen Jaringan tersebut terdiri kabel yang dimana ada kabel coaxial,utp atau twisted pair cable, lalu ada fiber optic cable, untuk hardware terdapat LAN Card atau Kartu Jaringan (Ethernet Card), Hub atau Switch,Repeater,Bridge,Router.

Macam-Macam Komponen Jaringan Komputer:

1. Kabel
Kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasi yang tidak sama tau berbeda jenis maupun bentuk. Beberapa jenis kabel yang menjadi standar dalam penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer ada 3 yaitu:
a. Kabel Coaxial atau Coaxial Cable
Jenis kabel ini dengan inti dari tembaga dan dikelilingi oleh anyaman halus kabel tembaga lain, di antaranta tedapat isolator.
Ada dua jenis tipe coaxial cable untuk jaringan komputer yaitu thick coaxial cable (diameter lumayan besar) dan think coaxcial cable (diameter kecil). Untuk perangkat jaringan kabel jenis coaxial ini bisa digunakan atau dihubungkan dengan kabel RG-58. Jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet. Lalu dihubungkan dengan konektor BNC-T, kabel ini biasanya digunakan oleh Topologi BUS.
Kabel Coaxial atau Coaxial CableKabel Coaxial atau Coaxial Cable
b. Kabel UTP & STP atau Twisted Pair Cable
Selain kabel coaxial ada kabel yang bisa digunakan untuk koneksi jaringan internet yaitu kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair) yang umum digunakan adalah 4 pasang kabel terpilin.
Ada 2 jenis tipe pemasangan atau aturan dalam kabel Twisted Pair ini yaitu ada tipe lurus atau Straight Trought Cable dan ada juga tipe silang atau Cross Over Cable, lalu untuk cisco ada kabel tambahan yaitu Roll Over Cable.

Perbedaan Kabel Straight dan Kabel Cross Adalah:

Fungsi Kabel Straight:
1. Menghubungkan beberapa unit komputer melalui perantara hub/switch
2. Komputer Ke Switch/Hub
3. HUB Ke Router
4. Komputer Ke Modem (Terkadang Bisa Menggunakan Cross Cable Juga)
5. Switch Ke Router

Fungsi Kabel Cross:
1. Menghubungkan komputer (tanpa switch/hub) ke komputer lainnya (peer to peer)
2. HUB ke HUB

Cara Pemasangan Kabel UTP Model Straight Trough:
Cara Pemasangan Kabel UTP Model Straight Trough
Urutan Kabel Straight Trough

Keterangan:
Ujung 1 & Ujung 2:
1. Putih Oranye (PO)
2. Oranye (O)
3. Putih Hijau (PH)
4. Biru (B)
5. Putih Biru (PB)
6. Hijau (H)
7. Putih Coklat (PC)
8. Coklat (C)

Cara Pemasangan Kabel UTP Model Cross Over:
Cara Pemasangan Kabel UTP Model Cross Over
Urutan Kabel Cross Over
Keterangan:
Ujung 1:
1. Putih Oranye (PO)
2. Oranye (O)
3. Putih Hijau (PH)
4. Biru (B)
5. Putih Biru (PB)
6. Hijau (H)
7. Putih Coklat (PC)
8. Coklat (C)
Ujung 2:
1. Putih Hijau (PH)
2. Hijau (H)
3. Putih Oranye (PO)
4. Biru (B)
5. Putih Biru (PB)
6. Oranye (O)
7. Putih Coklat (PC)
8. Coklat (C)

Cara Pemasangan Kabel Roll Over:

Pemasangan kabel jenis roll adalah warna kabel dari sisi yang satu berbalik pada sisi kabel di ujung yang lain. Misalnya kabel putih oranye yang berada di pin 1 ujung kabel A, akan berada pin 8 ujung kabel B, seperti gambar di bawah ini:
Cara Pemasangan Kabel Roll Over
Cable Roll Over
Keterangan:
Ujung 1:
1. Putih Oranye (PO)
2. Oranye (O)
3. Putih Hijau (PH)
4. Biru (B)
5. Putih Biru (PB)
6. Hijau (H)
7. Putih Coklat (PC)
8. Coklat (C)
Ujung 2:
1. Coklat (C)
2. Putih Coklat (PC)
3. Hijau (H)
4. Putih Biru (PB)
5. Biru (B)
6. Putih Hijau (PH)
7. Oranye (O)
8. Putih Oranye (PO)

c.Kabel Fiber Optik / Fiber Optic Cable

Kabel ini adalah sebuah kabel yang memiliki inti serat kaca seabgai saluran untuk menyalurkan sinyal antar terminal, kabel ini sering digunakan oleh provider-provider Internet sekarang bahkan kabel ini sudah banyak digunakan untuk jarak jauh, karena kelebihan dari kabel ini yang sangat bagus mulai dari transfer data yang begitu cepat karena bahan yang digunakannya terbuat dari serat kaca.
Kabel Fiber Optik / Fiber Optic Cable
Kabel Fiber Optik
2. Ethernet Card / Kartu Jaringan
Ethernet Card atau Lancard atau bahasa indonesianya adalah kartu jaringan berfungsi sebagai media penghubung anatara komputer dengan kabel jaringan (fiber,utp,dll). Ada banyak port koneksi yang dapat kita gunakan. Jika didesain untuk kabel jenis coaxial maka konektor yang digunakan adalah BNC (Barrel Nut Connector atau Bayonet Net Connector). Untuk twisted pair konektor yang digunakan biasanya menggunajan RJ-45.
Perkembangan kartu jaringan ini sudah semakin maju, mengikuti perkembangan media komunikasi jaringan dan sekarang rata-rata kartu jaringan di Indonesia sudah mencapai gigabyte lan card.
Ethernet Card / Kartu Jaringan
Kartu Jaringan / Lan Card
3. HUB Dan Switch (Konsentrator)
Konsentrator adalah perangkat untuk menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap workstation,server atau perangkat jaringan atau komputer lainnya. Alat ini biasa dipakai pada topologi star atau topologi yang memerlukan HUB dan Switch. Pada umumnya HUB dan Switch menggunakan Port RJ-45 sebagai port tempat menguhubungkan komputer.
Pada dasarnya fungsi Hub dan Switch ini adalah ketika kita ingin menghubungkan banyak komputer dalam satu server atau satu jaringan , maka kita bisa menggunakan HUB atau Switch, ada beberapa perbedaan yang harus kita ketahui antara HUB dan Switch yaitu:
1. Cara Kerja
HUB: Menerima dan Mengirim Sinyal Listrik
Switch: Menerima dan Mengirim Sinyal Listrik dan memproses informasi yang masuk pada switch
2. Tingkat Kehandalan
Walaupun cara kerja hub lebih simple dibandingkan switch , tetapi dari segi kehandalan switch lebih baik daripada hub
3. Kecepatan Pengiriman Data
Switch lebih cepat mengirim data karena dia menyeleksi setiap data yang dilewati dibandingkan dengan HUB.
4. Pengaturan atau Management
HUB pada dasarnya tidak bisa di manageable atau di setting , sedangkan untuk switch ada beberapa perangkat bisa disetting jadi setiap data yang masuk pada port switch akan dikenakan aturan yang berlaku tergantung settingan kita.
5. OSI Layer
Untuk HUB bekerja pada OSI Layer pertama yaitu Physical atau Fisik sedangkan Switch bekerja pada OSI Layer Data Link atau Lapisan Kedua
6. Harga
Dari perbedaan di atas kita bisa menyimpulkan bahwa terbukti Switch lebih mahal dibanding dengan hub, karena beberapa fitur yang dimiliki Switch memiliki keunggulan dibandingkan dengan HUB.
HUB Dan Switch (Konsentrator)
Hub dan Switch
4. Repeater
Repeater adalah sebuah alat atau bisa juga di sebut fitur yang berfungsi untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatau segmen kabel atau wireless lalu memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinal asli pada segmen kabel lain. Jadi jarak antara kabel atau wireless dapat di perpanjang.
Contoh Kasus:
Saya mempunyai Access Point yang dapat memancarkan jaringan WiFi sejauh 500 Meter, sedangkan target saya agar bisa terhubung yaitu 1 KM jadi pada 500 Meter selanjutnya saya memasang lagi Access Point saya dengan menggantinya menjadi mode Repeater, jadi jarak yang semula 500 Meter bisa terjangkau hingga 1 KM.
Repeater
Repeater
5. Bridge
Bridge atau Jembatan ini hampir sama fungsinya dengan repeater tetapi ada sedikit perbedaan yaitu bridge mampu menghubungkna antar jaringan yang menggunakan transmisi berbeda. Contoh, jaringan ethernet baseband dengan ethernet broadband.
Bridge dapat pula menghubungkan jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda atua topologi yang berbeda. Bridge dapat mengetahui alamat setiap komputer tiap-tiap jaringan.
Bridge
LinkSys Bridge
6. Router
Router merupakan perangkat yang dikhususkan untuk menangani koneksi antara dua atau lebih jaringan yang terhubung melalui pakcet switching atau bahasa singkatnya adalah Router adalah sebuah perangkat yang bisa menghubungkan 2 jaringan yang berbeda. Router bekerja dengan melihat alamat asal dan alamat tujuan dari paket yang melewatinya dan memutuskan rute yang akan dilewati paket tersebut unutk sampai ke tujuan. Router mengetahui alamat masing-masing komputer di lingkungan jaringan lokalnya, mengetahui alamat bridge, dan router lainnya.
Router ini sudah menjadi sebuah alat yang wajib di gunakan untuk sistem jaringan pada saat ini karena dengan adanya router kita bisa mengatur jaringan yang kita punya mulai dari limit access,bandwith,filter rules, dan masih banyak lagi terutama Router yang kita gunakan yaitu Router MikroTik maupun Cisco.
Router
Router
Mungkin ini saja pembahasan yang bisa saya sampaikan, semoga pembahasa ini berguna buat kita para pemula dalam dunia jaringan, semoga artikel Penjelasan Lengkap Semua Komponen Jaringan Komputer bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa untuk share artikel ini jika bermanfaat.

Seorang Manusia Biasa Yang Mempunyai Hobby Blogging, Karena Dengan Blog Hobi Itu Saya Bisa Berbagi Dan Mendapatkan Uang.


EmoticonEmoticon